Kamis, 23 Agustus 2012

Menata Ulang Hati

Bismillah
---------


dalam nuansa hati yang terus bergumam
berbisik, dan terus berpacu tak tentu arah
mungkin sudah saatnya dia kembali tenang
dan kembali tertata rapi
bukan untuk pergi namun sejenak tuk belajar memahami
akan arti perjuangan suci
tak mengapa jika hati ini pernah berbunga
asalkan hati tidak dikelola oleh sandiwara

berbicara tentang hati,
hati orang siapa yang tahu ??

biarkan ia terus tertata, terkelola dengan baik
dan kokoh dalam balutan cinta yang kuasa
jangan biarkan hati-hati kita rapuh
dalam keheningan dan kesepian yang tiada berarti

apa yang terjadi kemarin, hari ini maupun esok hari
adalah taqdir yang tentunya telah dan akan kita ikhtiarkan
biarkan ia hadir dan pergi sesuai kehendak yang kuasa
namun kita tidak lupa tuk bersungguh-sungguh
menjemput taqdir-taqdir indah itu

bersama ataupun berpisah rasanya sama saja
jika hati kita saat ini masih sama2 ragu dalam melangkah
jangan biarkan hati ini memudar dan berubah warna menjadi merah jambu
terkesan indah namun rapuh
biarkanlah hati ini kembali merah merekah seperti
mawar di tepian jurang sana

bicara dan berpikir dengan menggunakan perasaan kadang tidak baik juga
hati kita menjadi lemah dan mungkin tak berdaya
adakalanya berpikir dengan logika akan lebih baik walaupun kadang
terkesan angkuh dan statis atau bahkan terkesan matematis

bukan perasaan yang kita rasakan itu hambar,
mungkin, kitalah yang belum mampu mengelola perasaan dengan bijak
menurutku bijaksana adalah mampu mengendalikan perasaan dan hawa nafsu
jika hal itu dapat kita kelola dengan baik
hal itulah yang membuat kita lebih mulia dari malaikat sekalipun
hal itu juga lah yang irasnya sulit untuk dipertahankan
namun sangat mungkin untuk diperjuangkan .
^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar